-->

MGID

Iklan

PENDIDIKAN

Wujudkan Impian Masyarakat, Pemkab Pesaman Jalin Kerjasama dengan Pemkab 50 Kota

Redaksi
Rabu, 14 Juli 2021, 05.11.00 WIB Last Updated 2021-07-13T22:11:21Z
masukkan script iklan disini


SUMBAR,- Program mewujudkan impian masyarakat Kabupaten Pasaman, satu kali dimulai pelaksanaanya di awal jabatan Bupati H. Benny Utama. pembangunan fisiknya baru dimulai melalui APBD 2022, namun jumlah tahapan dan proses ke arah terwujudnya program, sudah dijalankan.

"Kita ingin mengubah stigma Pasaman sebagai daerah pinggir, dengan membuka banyak akses langsung ke daerah luar," ujar Bupati Pasaman, Benny Utama.

Hal tersebut disampaikan Bupati Benny Utama setelah mengetahui kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Pasaman dengan Pemkab. 50 Kota, tentang kerjasama antar daerah, di aula Kantor Bupati, daerah Sarilamak, Selasa (13/07/2021).

Naskah kesepakatan yang 'diteken' Bupati 50 Kota Safarudin Dt. Bandaro Rajo dan Bupati Benny Utama, mempertegas komitmen ke dua daerah untuk memulai kemajuan pembangunan jalan penghubung dari Tanjung Bungo, Nagari Ganggo Hilia, Bonjol ke Nagari Gunuang Omeh, Suliki.

Bupati Benny Utama menjelaskan, kerjasama ini merupakan bentuk kesunguhan Pemkab. Pasaman dan 50 Kota.

"Sebenarnya jalan penghubung antar dua kabupaten adalah kewenangan provinsi, dan alhamdulillah teman-teman kami anggota komisi IV DPRD Sumbar, hadir saat ini," ujarnya.

Dijelaskan Bupati Benny, jalan penghubung ini memberi dampak ekonomi bagi kedua daerah, selain sejarah perjuangan PDRI, sekaligus juga meningkatan hubungan hubungan yang sudah dekat selama ini, akan lebih dekat.

"Setelah penandatangan ini, akan ada tindak lanjut nyata kelapangan, survei kondisi, dan menentukan titik mana yang paling bagus. Dan di Pasaman sudah masuk dalam RPJMD 2021-2026 dan Pemprov juga sudah menjadikan strategi program," jelas Benny Utama.

Dijelaskan secara ekonomi, pasar terbesar produk andalan Pasaman, seperti jagung dan ikan, di distribusikan ke Payakumbuh, 50 Kota dan Riau.


"Butuh biaya besar, karena harus melawati Kabupaten Agam dan Bukit Tinggi. Diharapkan dengan selesainya nanti, biaya distribusi dan jarak akan terpangkas, dan pemberian berimbas lebih bagi masyarakat Pasaman," jelasnya.

Dalam bicara di aula Kantor Bupati 50 Kota, Bupati Pasaman mengucapkan terima kasih atas realisasinya naskah kerjasama antar daerah, dan minta Pemkab. 50 Kota bisa saling bersinergi memulai tahapannya, mengingat waktu tersedia hingga akhir 2021, banyak sekali.

"Hitungan sementara, panjang jalan 15 kilometer, dengan lebar 16 meter. Namun tim survey akan turun terlebih dahulu melakukan perhitungan teknis dan mematok rute yang akan dibangun. Prinsipnya kita menemukan rute terpendek, elevasi yang landai dan minim tikungan," terangnya lagi.

Turut, Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar dilibatkan mengenai status kawasan.

"Saya sudah telepon Pak Yozarwardi Kadishut Sumbar, sekaitan rencana pembangunan jalan ini," ujar Benny Utama.

Bupati 50 Kota, H. Safarudin mengawali sambutannya dengan mengucapkan selamat datang sahabat Saya Bapak H. Benny Utama, SH. MM.

"Kami pernah sana-sama magang sekitar satu tahun di DPRD Sumbar, sebelum ikut pilkada dan memgemban amanah sebagai kepala daerah di 50 Kota dan Pasaman," ujarnya.

Menurut Datuk Safarudin, terwujudnya pembangunan jalan tembus dari Jorong Pauh Data, Nagari Gunuang Omeh tembus ke Jorong Tanjung Bungo, Nagari Ganggo Hilia, merupakan sejarah bagi kedua daerah.

Dikisahkan Datuk Safar, di masa pemerintahan Bupati Aziz Haili (50 Kota) dan Taufik Martha (Pasaman) era 90'an, jalan ini sudah pernah dirintis, namun karena tidak ada kelanjutan, badan jalan sudah hilang dan kembali merimba.

Dikatakan, banyak dampak ekonomi akan dipetik masyarakat kedua daerah. Bagi 50 Kota sebagi sentra produksi telur dan makanan ringan, jelas menguntungkan, dengan mudahnya akses jalan ke Pasaman.

Selain itu, Kecamatan Suliki nantinya akan menjadi daerah pintu tol Sumbar - Riau, dan di daerah ini dibangun tiga besar, masing-masing sepanjang 3, 5 km, 6 km dan 1 km.

Disinggung juga, pemerintah provinsi Sumatera Barat juga tengah memulai rencana pembukaan jalan tembus dari Nagari Muaro Sei Lolo, Pasaman ke Galugua, 50 Kota.

Anggota komisi IV DPRD Sumbar, Sawal Dt Putiah dan Suharjono yang ikut hadir bersama wakil ketua Komisi IV dan anggota lainnya, mendukung pembangunan jalan Bonjol - Suliki.

“Kami siap menyokong, untuk menjadi program prioritas di provinsi,” ujar Pak Dewan itu senada.

Hadir di acara tersebut Bupati Benny Utama, Bupati Safarudin, SH Dt. Bandaro Rajo Dandim Pasaman, Letkol. Inf. Ahmad Aziz, Forkopimda 50 Kota, anggota komisi IV DPRD Prov. Sumbar, kepala OPD Pasaman serta 50 Kota.


(Anto)
Komentar

Tampilkan

Terkini