Iklan

PENDIDIKAN

Usung Tema 'Untuk Indonesiaku', FMP 2021 Gelar Festival Keladi dan Tanaman Hias

Luky Jambak
Rabu, 09 Juni 2021, 17.18.00 WIB Last Updated 2021-06-09T10:19:47Z
masukkan script iklan disini
Hosting Unlimited Indonesia


Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim bersama jajaran panitia Festival Merah Putih (FMP) 2021.

KOTA BOGOR,- Panitia Festival Merah Putih (FMP) 2021 melakukan audiensi dengan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim di Paseban Narayana, Balai Kota, Jalan Ir H. Juanda, Selasa (8/6/2021).

 

Audiensi ini membahas rencana kerja FMP 2021 yang merupakan agenda rutin tahunan memeriahkan Peringatan Hari Kemerdekaan.

"Tema besar tahun ini merah putih satukan kebhinekaan dengan tagline nya 'Untuk Indonesiaku'," ujar Ketua Panitia FMP 2021, Teuku Anwar.
 

Teuku Anwar mengatakan, pada FMP 2021 ini sedikitnya ada 22 rangkaian kegiatan yang dimulai sejak 1 Agustus sampai 31 Agustus mendatang. Beberapa kegiatan ikonik yakni pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih di Tugu Kujang, memerah putihkan Lawang Salapan dan memerah putihkan Kota Bogor dengan memasang umbul-umbul.

 

"Kami berencana memasang umbul-umbul sebanyak 17.845 se-Kota Bogor dan siap bersinergi dengan Kabupaten Bogor untuk memasang umbul-umbul ini dan memerah putihkan Bogor," terangnya.

Mengingat di tahun ini masih Pandemi Covid-19 kata dia, kegiatan gelaran Merah Putih ditiadakan. Namun, panitia telah menyediakan kegiatan terbaru yakni hadirnya festival keladi dan tanaman hias yang akan berkerjasama dengan PHRI dan seluruh stakeholder.

"Kami ingin mengangkat kembali Kota Bogor sebagai Kota Botanical dengan hadirnya festival keladi dan tanaman hias," katanya.
 

Ia menjelaskan, 22 rangkaian kegiatan ini akan berlangsung secara daring dan luring dengan tetap menaati protokol kesehatan. Tak ketinggalan, FMP akan membuat Webinar bagi siswa SMP dan SMA dengan tema wawasan kebangsaan mencegah radikalisme. Karena anak-anak sekolah mudah terpapar dengan paham-paham tertentu.

 

"Dan ada kegiatan kerja sama Kodim dan Kapolres yakni dikumpulkannya anak-anak di bawah umur yang mempunyai catatan di Polresta Bogor Kota untuk diberikan arahan dari Dandim, Kapolresta dan Wali Kota Bogor," jelasnya.

 

Ia menambahkan, pada saat pengibaran bendera merah putih di tugu kujang, akan dilakukan serentak secara paralel di beberapa titik, seperti di Masjid, Gereja dan Vihara tujuannya mengombinasikan tempat Heritage yang ada di Kota Bogor.

 

"Jadi seperti lintas agama karena tema nya kebhinekaan, ini semua paralel kita ingin Kota Bogor menjadi inspirasi bagi Kota lain," pungkasnya. (***)

Komentar

Tampilkan

Terkini

portaldesa

+