-->

MGID

Iklan

PENDIDIKAN

Relawan Pemenangan Khofifah-Emil Tetap Solid Kawal dan Dukung Hingga Akhir Jabatan

Luky Jambak
Rabu, 16 Juni 2021, 23.22.00 WIB Last Updated 2021-06-16T16:22:21Z
masukkan script iklan disini

Para relawan Khofifah-Emil saat menggelar pertemuan

PASURUAN,- Para relawan berpiagam ‘Khofifah -Emil Gubernur Jatim Satu’ pada Rabu siang (16/6) menggelar pertemuan guna membahas terkait pelanggaran Prokes Covid-19 disaat berlangsung nya ulang tahun Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim di Grahadi.

 

Pertemuan yang berlangsung di lokasi wisata Panci Taman Dayu ini dihadiri oleh relawan PAB Probolinggo, Forsa Pasuruan dan Laskar Nusantara serta Kodak Pasuruan.

 

Fauzi, S.H, selaku Humas koordinator gabungan relawan mengatakan, Dirinya sangat menyayangkan banyak nya timbulnya masalah disaat Khofifah Indar Parawansa menjabat Gubernur Jawa Timur.

 

“ Pertemuan ini guna membahas terkait pelanggaran (Prokes) Covid-19 di saat ulang tahun Gubernur bersama Wakil Gubernur di Grahadi, dan berujung kepada pelaporan oleh pihak Lira ke Polda Jatim, sampai saat ini proses nya masih berjalan,” ujar Fauzi, S.H.

 

Ia juga menuturkan, selaku Ketua PAB Probolinggo dirinya berkoordinasi dengan Ketua PAB Jatim guna membahas permasalahan tersebut melalui sambungan seluler. Namun dari pihak PAB Jatim terkesan menggembosi dan berusaha mengalihkan pembicaraan.

 

"Saya tersinggung atas bahasa Ketua PAB Jawa Timur yang mengatakan melalui seluler, kenapa kok mau jadi relawan?, jelas Fauzi.

 

Namun dirinya bersama rekan-rekan di daerah tetap berkomitmen akan tetap bergerak meminta pertanggungjawaban para petinggi relawan di Jawa Timur.

 

“ Kita tetap komitmen dengan teman-teman relawan yang ada di daerah, untuk bergerak minta pertanggung jawaban para petinggi relawan Jawa Timur, tegasnya.

 

Terkait hal tersebut, PAB Probolinggo dan yang lainnya rencana akan mengadakan aksi besar-besaran guna mengingatkan kepada Gubernur Jawa Timur bahwa mereka adalah relawan ter koordinir dan tersertifikasi yang dibentuk di Pondok Pesantren Amanatul Ummah.

 

“Kami akan adakan aksi besar-besaran. Ribuan relawan se-Jawa Timur saya akan koordinir untuk aksi tersebut. Hal ini bertujuan untuk mengingatkan kepada Gubernur Jawa Timur,” pungkasnya.


(Redaksi)

Komentar

Tampilkan

Terkini