Iklan

PENDIDIKAN

Gelar Kegiatan Mabim, Ketua PMKRI Cabang Tambola Ajak Kader Wujudkan Tiga Benang Merah

Redaksi
Jumat, 14 Mei 2021, 19.48.00 WIB Last Updated 2021-05-14T12:50:39Z
masukkan script iklan disini
Hosting Unlimited Indonesia

Foto: Ketua PMKRI Bersama Jajaranya di Aula Pastoran Karuni

TAMBOLAKA - Terpantau PMKRI Cabang Tambolaka gelar kegiatan Mabim yang bertempat di aula pastoran karuni Kab. Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur( NTT ) pada kamis,( 14/05/2021).


Kegiatan tersebut di hadiri oleh, Persatuan anggota penyatu PMKRI, ketua GMKI, sekretaris GMNI dan Ketua BEM STKIP Weetebula.


Dalam kata sambutannya Ketua PMKRI Yakni Yulius Lere menyampaikan,"Kegiatan MABIM merupakan kegiatan pembinaan formal yang ada di cabang untuk melatih dan mempersiapkan kader yang mampu memperjuangkan gereja dan tanah air.


"Kader adalah anggota perhimpunan dan atau kelompok terpilih yang mampu menopang dan melatih anggota dan atau kelopok yang lain untuk memperkuat eksistensi perhimpunan, memperjuangkan tercapainya tujuan perhimpunan dan terlaksananya program perhimpunan,"tuturnya


Lebih lanjut Yulius Mengatakan,"seseorang yang berilmu tinggi, memiliki kesadaran sosial-kemasyarakatan, yang jeli melihat dan menanggapi kebutuhan masyarakat, bangsa dan Negara di atas segala kepentingan pribadi dan organisasi. Spiritualitas kader PMKRI diwujudkan dalam bentuk TIGA BENANG MERAH, yang meliputi Intelektualitas, Kristianitas, dan Fraternitas.


"Sumber daya manusia Indonesia kini semakin dituntut untuk mampu memberikan kinerja terbaiknya, dalam situasi-situasi industrial yang berpola disruptif, dan pembelajaran yang berpola jejaring. Untuk mencapai hal tersebut, kampus kini harus bisa memastikan para mahasiswa semakin mampu untuk berpikir analitik, kritis, sistematik/kompleks, serta berpikir problem-solving secara strategis. 
Jelas, hal ini berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK) di bidang usaha yang cepat atau lambat sudah pasti akan Bu terpengaruh dengan perkembangan perubahan teknologi serba canggih saat ini.  


"kampus kini harus bisa memastikan para mahasiswa semakin mampu untuk berpikir analitik, kritis, sistematik/kompleks, serta berpikir problem-solving secara strategis" ujar yulius


Yulius berharap agar kadernya mampu memiliki kedisiplinan dan dedikasi yang penuh serta mental prilaku yang baik, tutupnya.

Jurnalis: Ferdi Ghoghi
Editor: Red
Komentar

Tampilkan

Terkini

portaldesa

+