-->

MGID

Iklan

PENDIDIKAN

DPD P3MI DKI Siap Jadi Wadah Bagi Pelaku UMKM di Jakarta

Redaksi
Minggu, 02 Mei 2021, 20.51.00 WIB Last Updated 2021-05-02T13:51:26Z
masukkan script iklan disini



JAKARTA - Pelaku usaha kecil mikro (UMKM) di DKI Jakarta saat ini bisa merasa lega. Pasalnya, pemerintah daerah DKI memberikan ruang kepada pengusaha UMKM untuk bisa kembali menggelar kegiatan bazar dan pameran dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di lokasi acara.
 
Hal ini disambut baik oleh Perkumpulan Pengusaha Pasar Malam Indonesian (P3MI) yang para anggota nya adalah para pelaku usaha kecil (UMKM). Ika Harini selaku Ketua DPD P3MI DKI Jakarta mengatakan, dengan diberikannya luang kembali kepada pelaku UMKM, tentunya roda perekonomian di tingkat bawah akan menggiat kembali. Mereka bisa kembali berjualan untuk menghidupi kebutuhan keluarga setelah 1 tahun terpaksa harus tutup usaha. 
 
Saat ini kata Ika Harini, DPD P3MI DKI sudah melakukan koordinasi dengan pihak aset DKI Jakarta. Di mana banyak nya lahan-lahan pemerintah yang tidak difungsikan. Untuk itu, Ika bersama jajaran DPD P3MI DKI sudah melakukan koordinasi kepada bagian aset DKI agar lahan yang tidak berfungsi ini bisa digunakan untuk kegiatan bazar UMKM.
 
“Setelah kami cek di seluruh Jakarta banyak sekali lahan aset pemerintah DKI yang tidak fungsikan. Kita sudah koordinasi dengan pihak aset DKI dan sudah mengajukan surat, Mudah-mudahan bisa disetujui lahan tersebut kita fungsikan untuk kegiatan para pelaku UMKM yang bergabung di P3MI,” ujar Ika usai menggelar buka bersama dengan pengurus pusat P3MI di kantor DPD P3MI DKI, Jumat (30/4).
 
Lebih jauh Ika menjelaskan, untuk saat ini pemerintah kota Jakarta Timur sudah memberikan welcome dan juga memberikan masukan kepada DPD P3MI DKI. Di mana pihak Walikota menyarankan anggota UKM binaan DKI harus lah yang ber-KTP DKI dan sesuai dengan domisili masing-masing.
 
“Kita dari DPD memberikan solusi bagaimana mempertemukan dengan pihak-pihak pemerintah terkait, salah satunya kita melakukan audiensi dengan Walikota di setiap wilayah DPC,” terangnya.
 
Kepada pengurus DPC Ika menekankan, agar mempunyai program-program yang bisa menyejahterakan para anggota nya di wilayah.
 
Ketua DPD DKI ini berharap, nantinya program -program yang sudah direncanakan bisa berjalan dengan baik demi kesejahteraan seluruh pelaku UMKM yang bergabung dalam organisasi P3MI.
 
Sementara itu, Dewan Penasihat DPD P3MI DKI Jakarta, Rahmat HS mengatakan, P3MI akan bersinergi dengan instansi terkait khususnya Pemda DKI, baik Dinas UMKM, Pariwisata, Koperasi dan organisasi yang sejenisnya agar, P3MI DKI Jakarta bisa hidup dan mewadahi para UMKM yang selama ini mau dagang rada sulit.
 
“Sebagaimana kita tahu bahwa pedagang kali lima ini adalah pedagang penggerak ekonomi yang masih hidup ketika terjadi krisis 98. Oleh karena P3MI ini mewadahi bagaimana pedagang kaki lima dan pengusaha kecil menengah ini ada wadah nya untuk dia berusaha,” tutur putra Betawi yang akrab di panggil Bang Rahmat ini.
 
Untuk itu kata bang Rahmat, P3MI ini lah yang nantinya akan memfasilitasi tempat-tempat usaha yang legal dan bukan tempat yang liar dan yang melanggar Perda.
 
“Saya berharap P3MI maju, P3MI bisa sebagai wadah, UMKM maju, Jakarta sejahtera, Jakarta tangguh,” pungkasnya.
 
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso dalam pernyataan yang dimuat di media CNBC Indonesia belum lama ini mengatakan, salah satu upaya pemulihan ekonomi nasional yang dilakukan pemerintah yakni mendorong sektor UMKM, yang menjadi pilar penting. Apalagi jumlah
 
Jumlah UMKM di Indonesia mencapai 64,19 juta, dengan komposisi Usaha Mikro dan Kecil sangat dominan yakni 64,13 juta atau 99,92% dari keseluruhan sektor usaha. Kelompok ini pula yang merasakan imbas negatif dari pandemi Covid-19.
 
(LKM)





Komentar

Tampilkan

Terkini