-->

MGID

Iklan

PENDIDIKAN

Wakil Walikota Depok Bersama Camat Apresiasi Yayasan YKPI Salurkan Kaki Palsu Kepada Warganya

Redaksi
Minggu, 07 Maret 2021, 17.29.00 WIB Last Updated 2021-03-07T10:29:35Z
masukkan script iklan disini


DEPOK - Yayasan Kemanusiaan Pesona Indonesia (YKPI) bersinergi dengan LPSM Kecamatan Sukmajaya Depok dalam rangka menyalurkan bantuan sosial kaki palsu kepada ke tiga warga menengah dan mempunyai keterbatasan pisik, Minggu 7/03/2021

Serah terima kaki palsu kepada wakil walikota Depok Imam Budi Hartono di pimpin langsung oleh Dr. Indiani Ekowati ketua Yayasan YKPI yang di saksikan langsung oleh Tito Ahmad Riyadi sebagai Camat Sukmajaya Depok serta LPSM.

Berikut data tiga masyarakat yang menerima kaki palsu:

1. Adik Atasa (4) warga kampung sugutamu, jalan Moch Nail RT 2 RW 22 No 15.

2. Adik Ikbal (4) warga Jl. Merdeka Timur, Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok.

3. Adisana (57) warga Kampung Kelapa, RT 02 RW 04, Rawa Panjang Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor


Tito Ahmad Riyadi sebagai Camat Sukmajaya Kota Depok dalam kata sambutannya mengatakan,"Saya ucapakan puji syukur pada hari ini kita bisa bertemu dan silaturahmi mengikuti kegiatan dan menyaksikan penyerahan alat bantu berupa kaki palsu.

"Ada 3 pemasangan yang akan kita saksikan, mudah mudahan ini salah satu upaya untuk solidaritas kepedulian kita bersama. Karena seyogyanya permasalahan disabilitas ini menjadi tanggung jawab kita bersama, karena semuanya berhak untuk dapat hak hidup yang layak, hak untuk hidup, hak untuk mendapatkan akses pendidikan, kesehatan, pekerjaan dan lainnya.

"Atas nama Kecamatan Sukmajaya Kota Depok mengucapkan terimakasih kepada Yayasan Kemanusiaan Pesona Indonesia (YKPI) telah memperhatikan dan ikut membantu Sumber Daya Manusia (SDM) warga kami,"Pungkasnya

Adisana (57) salah seorang penerima bantuan kaki palsu juga mengucapkan "terimakasih kepada semua pihak, terutama kepada Yayasan Kemanusiaan Pesona Indonesia (YKPI), yang telah peduli dan membantu dalam mewujudkan impian kaki palsunya". Ujarnya

Jurnalis: Muhamad Iip
Editor: Red



Komentar

Tampilkan

Terkini