Iklan

PENDIDIKAN

Korban Hayut di Bantaran Sungai Gunung Tangkil Akhirnya Ditemukan

Selasa, 23 Maret 2021, Selasa, Maret 23, 2021 WIB Last Updated 2021-03-23T07:07:10Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


BOGOR - Pencarian korban hanyut Sofi Luna(11 tahun), warga Gunung Tangkil timur desa Cibeber, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Kabupaten Bogor Yang hanyut di bantaran sungai gunung Tangkil akhirnya membuahkan hasil.

Kejadian hilangnya korban bermula Pada Minggu 21 maret 2021 pada pukul 16.30 wib, korban Sofi Luna bersama tiga orang lainnya yaitu Aan Anisa Wati, Cantika dan Eka menuju sungai gunung tangkil dengan maksud untuk membersihkan rambutnyab setelah sebelumnya Sofi Luna merayakan ulang tahun dengan cara dilempat telor ke kepalanya.

Pada saat di Sungai Korban Sofi Luna bersama temannya yaitu Aan Anisa Wati bercanda dengan saling dorong sehingga mebuat keduanya terjatuh dan terseret oleh arus sungai, yang dimana sebelumnya sungai tersebut sedang dalam kondisi banjir setelah di guyur hujan lebat. 

Teman lainnya yaitu Cantika dan Eka yang mengetahui kejadian tersebut pun berteriak meminta tolong, yang kemudian tak berselang lama warga berdatangan dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke polsek leuwiliang.

Polsek Leuwiliang Yang datang Ke lokasi bersama Tagana dengan di bantu warga pun langsung melakukan pencarian dan berhasil menemukan Aan Anisa Wati, yang diketemukan sekitar 1 kilometer dari tempat kejadian dalam keadaan lemas kemudian korban langsung di bawa ke rumah sakit Assyifa dan di nyatakan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Sementara itu Pencarian korban Sofi Luna yang di lakukan oleh Polsek Leuwiliang, tim Tagana dan di bantu warga akhirnya membuahkan hasil pada Senin (22/03) , korban Sofie Luna (11 Tahun) dii temukan di sungai cikanniki Kampung Karekel Kecamatan Leuwiliang dan selanjutnya korban di bawa ke RS untuk di lakukan pemeriksaan namun korban dinyatakan sudah dalam keadaan meninggal.Atas kejadian ini keluarga korban pun menerima dengan ikhlas. Bahwa kejadian ini merupakan sebuah musibah yang menimpa anaknya. Ungkap kapolsek Leuwiliang Kompol Ismet Inono. (***)
Komentar

Tampilkan

Terkini