Iklan

PENDIDIKAN

Ungkap Penemuan Mayat, Kapolres Bogor Kota: Pelaku Terancam Hukuman Mati atau Maksimal 15 Tuhun Penjara

Kamis, 11 Maret 2021, Kamis, Maret 11, 2021 WIB Last Updated 2021-03-11T14:17:57Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


KOTA BOGOR - Tim Gabungan Reserse Polres Bogor Kota berhasil ungkap penemuan mayat remaja berjenis perempuan (17) terbungkus kantong keresek hitam ditemukan di depan sebuah garasi toko material bangunan PB HAMDAH milik H. Udin, tepat nya di RT 02 RW 03, Kel. Sukaresmi, Kec. Tanah Sareal, Kota Bogor, Kamis 25/2/2021, yang lalu.

"Setelah sebelumnya melakukan pengejaran di sejumlah tempat yaitu Jakarta, Indramayu dan lain-lain,akhirnya tersangka MRI berhasil ditangkap persembunyiannya kos-kosannya di Depok pada hari Rabu, 10 Maret 2021 sekitar pukul 19.30 WIB.

"Alhamdulillah atas kegigihan dan keuletan Tim Gabungan Reserse, telah berhasil mengungkap kasus pembunuhan wanita dalam Plastik Hitam TKP Cilebut Tanah Sareal tanggal 25 Febuari 2021 dan penemuan mayat tanpa indentitas di Kampung Cidadap Desa Pasir Angin, Kecamatan Megamendung, Rabu pagi (10/3/2021)"Ucap Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Susatyo Purnomo dalam Konferensi Pers, Kamis 11/3/2021.


"Pelaku inisial MRI warga Desa Susukan Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor, yang kesehariannya beraktivitas atau bekerja sebagai jualan online.

"Korban pertama inisial Diska Putri umur 17 tahun warga Kp. Ciareuten Desa Cimanggu I Kecamatan Cibungbulang Kecamatan dan korban kedua inisial Elya Linawati umur 23 tahun warga Kp.Tenggek Desa Cemande Ilir Kecamatan Caringin.

Lebih lanjnut "Kapolresta Bogor Kota bersama tim gabungan sekaligus melakukan Olah TKP di depan sebuah garasi toko material bangunan PB HAMDAH milik H. Udin, tepat nya di RT 02 RW 03, Kel. Sukaresmi, Kec. Tanah Sareal, Kota Bogor, Kamis 11/3/2021 pukul 15 : 34 Wib, dan langsung di lanjutkan olah TKP di Kampung Cidadap Desa Pasir Angin, Kecamatan Megamendung pada pukul, 16 : 30 Wib

"Pelaku berkenalan dengan korbannya melalui media sosial, lalu ketemuan dengan iming-iming ingin ngasih uang. "Dan pelaku membawa korbannya berwisata ke villa puncak untuk melakukan aksi yang tidak semestinya suami/istri, lalu korban di bunuh dengan di cekik.

Susatyo juga mengatakan,"pelaku di jerat pasal berlapis yaitu undang-undang Pelindungan anak, undang-undang pembunuhan berencana, dan pembuhan biasa."Pelaku terancam hukuman mati atau maksimal 15 tahun penjara,"Tegas Kapolres Bogor Kota Kombes Pol. Susatyo Purnomo

Editor: Red







Komentar

Tampilkan

Terkini