-->

MGID

Iklan

PENDIDIKAN

Terkait Biaya Seragam dan Infrastruktur SMKN 1 Binong, Ini Penjelasan Kepsek !

Redaksi
Jumat, 05 Februari 2021, 19.19.00 WIB Last Updated 2021-02-05T12:20:29Z
masukkan script iklan disini


Subang–Terkait adanya keluhan soal biaya seragam siswa sebesar Rp2.250.000 per orang dan uang sumbangan infrastruktur sebesar Rp900.000 per siswa, Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 1 Binong, Delik, angkat bicara.

Saat ditemui Portaltujuh Jum’at (5/2/2021), Delik membenarkan adanya biaya seragam siswa dan uang sumbangan infrastruktur untuk para siswa SMKN 1 Binong Kelas X. Tapi, ungkap dia, biaya seragam tersebut merupakan kebijakan kepala sekolah sebelumnya dan sifatnya tidak diwajibkan bagi siswa yang tidak mampu.

Dia menerangkan, untuk dana sumbangan infrastruktur, itu sifatnya sumbangan, sukarela, besarnya Rp900.000 per siswa Kelas 1 (Kelas X). Uang sumbangan siswa ini digunakan untuk membangun infrastruktur sekolah, diantaranya bangun pos satpam, rehab kerusakan, dan infrastrukturr lainnya.

“Adapun biaya seragam sekolah sebesar Rp2.250.000 per siswa Kelas 1, ini sebetulnya kebijakan Kepsek sebelumnya, Pak Gatot. Biaya ini digunakan untuk pengadaan seragam sekolah secara komplit, termasuk sepatu, kaos olahraga, topi, atribut dan lainnya. Seragam ini yang megang koperasi sekolah. Jadi, para siswa ngambilnya (paket seragam sekolah) ke koperasi,” papar Delik.

Namun, tegas Delik, biaya seragam sekolah tersebut bersifat tidak wajib khususnya bagi siswa tidak mampu.

“Seragam ini bagi yang mampu saja. Bagi siswa yang enggak mampu, ya enggak apa apa,” ucapnya.

Dia menyebut, dari total sekitar 200-an siswa Kelas 1, sudah banyak yang mengambil seragam ke koperasi.

“Cuma saya enggak tahu pasti jumlahnya berapa orang yang sudah ambil seragam. Datanya di koperasi,” kata dia.

Saat ini, jumlah total siswa SMKN 1 Binong sebanyak 560-an orang yang tersebar di 5 kejuruan, diantaranya kejuruan akuntansi, komputer, pertanian, dan otomotif.

Selanjutnya, Delik menegaskan, untuk para siswa Kelas 1 yang tidak mampu terkait biaya seragam sekolah sebesar Rp2.250.000 per orang, pihaknya akan mengupayakan mereka supaya punya seragam melalui bantuan zakat dan beasiswa KIP.

“Nanti kita upayakan agar yang enggak mampu pun bisa punya seragam,” pungkasnya.

Jurnalis: Ahmad
Editor: Redaksi

Komentar

Tampilkan

Terkini