-->

MGID

Iklan

PENDIDIKAN

Mewujudkan Cinta yang Sesungguhnya

Redaksi
Senin, 22 Februari 2021, 02.35.00 WIB Last Updated 2021-02-21T19:35:36Z
masukkan script iklan disini



Penulis: Ronal R. Rambadeta, Ketua Komisi Pemuda GKS Jemaat Kalimbu Kuni

WAIKABUBAK - 14 Februari 2021 umat di seluruh dunia memperingati Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang. Karena buah dari Kasih Sayang itu – meliputi batas empati kemanusiaan yang tidak dapat diukur dengan apapun. Hanya dengan getaran suara hati nurani, nilai persahabatan itu dapat terwujud dan dinyatakan. Mewakili akan hal itu, bahasa cinta mempunyai kandungan kasih yang sangat dalam.

Hari Valentine (bahasa Inggris: Valentine’s Day), pada tanggal 14 Februari adalah sebuah hari dimana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya di Dunia Barat. Asal-muasalnya yang gelap sebagai sebuah hari raya Katolik Roma didiskusikan di artikel Santo Valentinus. Beberapa pembaca mungkin ingin membaca entri Valentinius pula. Hari raya ini tidak mungkin diasosiasikan dengan cinta yang romantis sebelum akhir Abad Pertengahan ketika konsep-konsep macam ini diciptakan.

Hari raya ini sekarang terutama diasosiasikan dengan para pencinta yang saling bertukaran notisi-notisi dalam bentuk “valentines”. Simbol modern Valentine antara lain termasuk sebuah kartu berbentuk hati dan gambar sebuah Cupido (Inggris: cupid) bersayap. Mulai abad ke-19, tradisi penulisan notisi pernyataan cinta mengawali produksi kartu ucapan secara massal. The Greeting Card Association (Asosiasi Kartu Ucapan AS) memperkirakan bahwa di seluruh dunia sekitar satu milyar kartu valentine dikirimkan per tahun. Hal ini membuat hari raya ini merupakan hari raya terbesar kedua setelah Natal di mana kartu-kartu ucapan dikirimkan. Asosiasi yang sama ini juga memperkirakan bahwa para wanitalah yang membeli kurang lebih 85% dari semua kartu valentine.

Di Amerika Serikat mulai pada paruh kedua abad ke-20, tradisi bertukaran kartu diperluas dan termasuk pula pemberian segala macam hadiah, biasanya oleh pria kepada wanita. Hadiah-hadiahnya biasa berupa bunga mawar dan cokelat. Mulai tahun 1980-an, industri berlian mulai mempromosikan hari Valentine sebagai sebuah kesempatan untuk memberikan perhiasan.

Sebuah kencan pada hari Valentine seringkali dianggap bahwa pasangan yang sedang kencan terlibat dalam sebuah relasi serius. Sebenarnya valentine itu merupakan hari Percintaan, bukan hanya kepada pacar ataupun kekasih, Valentine merupakan hari terbesar dalam soal percintaan dan bukan berarti selain valentine tidak merasakan cinta.

Di GKS Jemaat Kalimbu Kuni juga memperingat hari Valentin' Day dengan semua Pemuda/i. Dengan thema: MENCINTAI HINGGA TERLUKA.

Terkadang kita sebagai manusia salah mengartikan tentang bagaimana arti cinta yang sesungguhnya, kita menolak untuk tidak terluka, padahal cinta yang sesungguhnya adalah mencintai luka dengan pelukan atau bahkan dengan keikhlasan.

Thema ini lebih merujuk akan cinta kita pada Tuhan Yesus sebagai pemilik kehidupan. Dan kamipun Pemuda/i masih melakukan tukaran Kado dalam kegiatan ini, sebagai tanda cinta dan kasih sayang.

Editor: Redaksi
Komentar

Tampilkan

Terkini