Iklan

PENDIDIKAN

Dies Natalis 71 "Doa dan Harapan Untuk GMKI"

Redaksi
Senin, 08 Februari 2021, Senin, Februari 08, 2021 WIB Last Updated 2021-02-08T15:28:29Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


Penulis: Jekigrasino Umbu Nongu, Kader GMKI Cabang Waingapu, Ketua Komisariat Njara Bara.
                                                                        
WAINGAPU - Dalam rangka menyambut Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia yang ke-71 tahun (09 Februari 1950 – 09 Februari 2021) begitu banyak ucapan dan doa dari setiap kader-kader GMKI di Indonesia. Dr. Johannes Leimena dan kawan-kawannya pendiri GMKI, mendirikan GMKI tidak lain untuk mempersatukan pemuda/i Kristen dan bangsa pada masa itu, dengan harapan GMKI dapat menghantarkan kader-kader paham akan tugasnya dan tanggungjawabnya sebagai orang yang percaya akan Yesus Kristus sebagai Kepala Gerakan. GMKI menanamkan Tri Panji (Tinggi Iman, Tinggi Ilmu, Tinggi Pengabdian) dan Tri Matra (Gereja, Perguruan Tinggi, Masyarakat) hal inilah yang menjadi cita, cinta dan nafas kekristenan dan keindonesiaan dalam megabdikan diri dalam Keimanan dan Intelektual.

lewat nilai-nilai dasar inilah Perjuangan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia ( GMKI ). Pada setiap perjuangan dan pikiran kader GMKI yang telah menyumbang untuk kemajuan bangsa Indonesia yang harmonis dan kedamain antara berumat agama. Sudah seharusnya kita berterimakasih kepada pendiri GMKI yang telah bersusah payah menggagas dan mempertahankan GMKI di awal-awal berdiri hingga kita dapat menikmatinya sekarang. Dan doa akan selalu kita hanturkan untuk kemajuan, keimanan dan keteladanan dari setiap kader GMKI di Indonesia.

Sebagai kader GMKI, saya merasa ada kebanggaan tersendiri melihat eksistensi dan kemajuan GMKI hingga setua ini. Secara history GMKI, telah berdiri dan sudah banyak berkontribusi terhadap umat beragama dan bangsa tanpa meminta balas jasa. Dengan semangat perjuangan keimanan akan Yesus Kristus dan kebangsaan selalu selaras dengan tuntutan dan kebutuhan zaman. Ini membuktikan bahwa pergerakan semangat GMKI selalu dibutuhkan dan tidak pernah luntur kapanpun. Yang selalu menjadi garda terdepan dalam menghadapi masalah yang terjadi dalam tiap problem kekristenan, kebangsaan, dan pendidikan.

Jika ada yang mengatakan bahwa sekolah adalah rumah bersama saya juga ingin mengatakan bahwa GMKI adalah rumah biru bersama para kader-kader di setanah air. Untuk jiwa yang putih, biru dan abu-abu, segala asas senantiasa terpatri dalam jiwa kita bersama selaku kader-kader bangsa. Bukan dalam NKRI saja kita menemukan perbedaan sesama warga Negara Indonesia, namun di GMKI juga begitu. Walau begitu banyak perbedaan diantara kita baik dalam perbedaan pandangan, budaya, suku dan lainnya tetap kita satu rasa satu cinta untuk merawat Pergeraka ini, UT OMNES UNUM SINT ( Yohanes 17:21 ) inilah yang mempersatukan kita semua.

GMKI seperti bunga yang tumbuh ditengah taman yang senantiasa mekar dengan berbagai corak yang berbeda serta mereka menjadi perbincangan publik. Baik itu dalam kemajuan dan kemunduran GMKI. Mungkin kemajuan GMKI adalah ketika masih eksis sampai peradaban ini. Namun eksis yang bagaimana? Tri Panji dan Tri Matra mengajarkan bahwa tradisi kader-kader GMKI akan Imannya, Ilmunya dan Pengabdian pada Gereja, Perguruan Tinggi dan Masyarakat. Pada zaman ini yakni membaca, menulis, diskusi, aksi nyata. Namun jika dilihat secara kesat mata bahwa GMKI semakin eksis dalam mengikut perkembangan zaman. Dan GMKI telah menerapkan esensi Tri Panji dan Tri Matra dalam bergereja dan bernegara. Bagaimana kita sampai kepada eksis yang lebih matang lagi kedepannya.

Pada edisi kali ini, GMKI juga sudah melaksanakan kongres yang ke XXXVII di Manokwari. Doa dan harapan kami selaku keluarga dan kader-kader rumah biru sudah pasti ada. Semoga pemimpin dan jajarannya mampu meneladani kebaikan yang ada pada sang Kepala Gerekan kita Yesus Kristus pada Pergerakan tercinta ini. Pahlawan Nasional Republik Indonesia Dr. Johannes Leimena. Begitu banyak sifat almarhum yang patut kita teladani salah satunya adalah kerendahan hatinya, kejujurannya dan semangat juangnya yang begitu revolusioner, dan rela berkorban.

Kami sangat membutuh visi dan misi gerekan tercinta ini, untuk abang-abang dan kakak-kakak sekalian. saya tahu setiap kader-kader GMKI sudah jago-jago literasinya. Kami membutuhkan pemimpin yang mampu mengembalikan kejayaan GMKI dengan menghapus kemunduran-kemunduran GMKI yang kita hadapi masa kini, terkhususnya ditengah Pandemi Covid-19, sudah seharusnya revitalisasi independensi GMKI dalam Tiga Medan Layan dan terus mendarah daging pada pemimpin dan kita semua sebagai kader-kader GMKI.

Akhir kata, saya ucapkan selamat Ulang Tahun Gerakan ku tercinta yang ke-71 Tahun. Semoga GMKI kedepannya selalu eksis sampai akhir peradaban dan semoga Ketua Umum PP GMKI dan Jajarannya yang terpilih pada Kongres GMKI ke- XXXVII di Manokwari, dapat terus eksis dalam kejayaan GMKI kedepannya. 

Teriring Salam dan Doa
Tinggi Iman
Tinggi Ilmu
Tinggi Pengabdian
Yohanes 17:21
Ut Omnes Unum Sint
"Lihatlah, Kristus Menjadikan Semuanya Baru"


Editor: Redaksi

Komentar

Tampilkan

Terkini