Iklan

PENDIDIKAN

Diduga Ketua DPRD Abaikan Kepentingan Rakyat Yang di Wakili Insan Pers

Redaksi
Senin, 08 Februari 2021, Senin, Februari 08, 2021 WIB Last Updated 2021-02-08T15:29:15Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


BOGOR - Ketua Tim 5 ," Alib, selaku pemimpin Tim 5 sejak pagi tadi telah mencoba menemui Pimpinan Dewan terkait surat audensi yang dilayangkan oleh kelembagaan DPC.PWRI.Bogor Raya, sejak bulan Januari 2021 minggu lalu. Namun belum juga ada jawaban yang ditunggu - tunggu.

Pasalnya pelayangan surat audensi yang dikirimkan langsung oleh ketua tim 5 belum juga mendapatkan tanggapan baik secara tertulis sesuai aturan surat menyurat dan waktu hari kerja ( 14 hari kerja ) sehingga ketua tim 5 bersama anggota secara  berkunjung untuk konfirmasi ke kantor dewan DPRD di jalan tegar beriman ,Kabupaten Bogor ,Senin (8/2/2021).

Diketahui kunjungan tersebut sejak pagi pukul 10.03.wib sudah menunggu di kantor Dewan terkait surat audensi yang dilayangkan oleh kelembagaan DPC.PWRI.Bogor Raya, sejak bulan Januari 2021 minggu lalu. Hingga pukul: 17.12.wib. " Tim 5 masih berada gedung DPRD ,diketahui informasi terakhir Ketua Dewan "Rudi Susmanto, ternyata telah meninggalkan kantornya.

Kekecewaanpun pecah dari anggota tim 5 bersama dengan anggota DPC.PWRI.Bogor Raya, ketika diketahui bahwa ketua dewan tersebut ( Rudi-red ) sudah meninggalkan kantornya, maka  tim 5 menggelar kompers di lingkup gedung  sekaligus melakuan dialog langsung kepada awak media yang tergabung di PWRI.

Ketua Tim ' Alib, mengatakan sejak pagi  sudah mengabari Ketua Dewan untuk meminta waktunya bertemu , sayang diwaktu yang bersamaan Ketua ( Rudi ) sedang rapat. " saya bersama anggota tim 5 lainnya bersabar menunggu sampai pak ketua dewan selesai rapat dan istirahat siang dapat meluangkan waktunya untuk bertemu sekedar komfirmasi prihal surat audensi yang telah dilayangkan sejak bulan Januari lalu" tandas Alif.(8/2/2021)

Diduga  DPRD  memperoritaskan sebagian media diluar jajaran Organisasi PWRI maka seluruh jajaran media yang tergabung di PWRI Bogor untuk bisa mengkonfirmasi hal ini di Hari PERS Nasional" Ujar Rohmat Selamat.S.H.MKn, 

menegaskan bahwa hak berbicara adalah hak setiap warga negara dalam negara yang berdemokrasi dan Keadilan Sosial berazaskan Pancasila yang berkeTuhanan YME bisa dirasakan juga oleh seluruh Masyarakat PERS.

Sumber: DPC-PWRI Bogor
Editor: Redaksi
Komentar

Tampilkan

Terkini