Iklan

PENDIDIKAN

Seorang Anak Penderita Hidrosefalus Butuh Uluran Tangan Para Darmawan

Redaksi
Senin, 04 Januari 2021, Senin, Januari 04, 2021 WIB Last Updated 2021-01-04T12:17:29Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Istimewa
BATU BARA - Muhammad Fajar balita laki laki berusia sepuluh bulan, warga lingkungan I, kelurahan Pangkalan Dodek, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara,. putra dari pasangan Ramadhani dan istri Maisaroh Nasution terbaring lemah di rumah gubuk bangunan berukuran 4X5 yang semua sudut rumahnya sama sekali tidak menggunakan batu, hanya terbuat dari kayu.Senin (04/01/2021)

Rasa sakit yang dirasakan Muhammad Fajar terbilang serius, pasalnya ", kedua belah kaki tidak bisa di gerakan efek dari penyakit yang di deritanya.

Kedua orang tua hanya bisa pasrah dengan keadaan yang saat ini terbaring lemah, dengan himpitan ekonomi tidak bisa mendapatkan perawatan serius di rumah sakit.Dan juga pihak keluarga tidak memiliki BPJS baik dari Pemerintah maupun BPJS berbayar, sudah di urus oleh pihak puskesmas pagurawan namun sampai saat ini belum lagi

Kepada wartawan jumat (01/01/2021) Dani sebagai orang tua Mengatakan," penyakit yang di derita anaknya sudah....namun belum pernah di rawat inap akibat keterbatasan biaya. Menyebutkan anaknya sudah pernah di bawa kerumah sakit namun hanya di ronsen saja sejak itu tidak pernah dibawa kerumah sakit lagi sebut.

Gerakan Mahasiswa Medang Deras (GERAMM), di wakili sekretaris Rizky Wahyudi, dan bendahara Nurhikmah mengatakan,"kondisi Muhammad Fajar sangat memperihatinkan.

Nurhikmah mengatakan insya Allah GERAMM akan melakukan penggalangan dana untuk biaya pengobatan Muhammad Fajar dari penyakit Hidrosefalus, InsyaAllah akan kita lakukan segera,"ucap Nurhikmah.

Lebih lanjut,"berharap kepada masyarakat Medang Deras yang mempunyai harta lebih untuk menyisihkan rezeki nya untuk ", fajar yang sekarang sedang terbaring lemah.

Lurah kelurahan Pangkalan Dodek " Reza mengatakan pihaknya bersama pak Camat Kecamatan Medang Deras sudah mengajukan permohonan kepada Pemerintah Kabupaten, "ksj dan perusahaan swastas, namun belum ada jawaban mungkin nunggu jadwalnya saja," ucap lurah.

Sumber: Ramadhan Fajrin
Editor: Redaksi
Komentar

Tampilkan

Terkini