-->

MGID

Iklan

PENDIDIKAN

GMNI,GMKI,PMKRI Minta Keseriusan Polres SBD Tangani Kasus Hilangnya Agustinus Ng Bora

Redaksi
Sabtu, 09 Januari 2021, 18.45.00 WIB Last Updated 2021-01-09T16:48:29Z
masukkan script iklan disini

Foto ketua, GMNI, GMKI, PMKRI
TAMBOLAKA - Pemuda atas nama Agustinus Ngongo Bora(33) telah hilang sejak dua bulan yang lalu. Agustinus adalah pria yang berdomisili di Kampung Pu'u Kawango, Desa Kanelu, Kecamatan Wewewa Tengah, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hilangnya Agus, sejak 12 November 2020 sampai dengan detik ini belum diketahui jejaknya. Agus hilang berawal di panggil Semi di tempat kerja batu (batu persegi). Maksud Semi memanggil korban untuk memberitahukan kepada korban agar membayar hutangnya kepada Ayah Semi sebanyak Rp 300, 000.

Namun karena korban masih kerja ia berpesan kepada Semi selesai kerja baru saya (korban) ke rumah, terang istri korban dengan nada yang rendah kepada awak media Pada jumad(08/01/2021).

Setelah kerja sorenya korban ke ruma menemui istinya, sampai di ruma istrinya menyambut baik dan memberikan makanan kepada suami(korban). Setelah itu saya masi membelikan rokok untuk suami, ujar istrinya.

Lebih lanjut istri menyampaikan datanglah sius dengan nadah yang keras panggil suami saya untuk menagih utangnya, kemudian mendengar teriakan itu suami saya menghampiri sius dengan tujuan memberitahukan dengan baik, dan hampir 30 menit mereka sedang berbincang ungkap istri korban.

Lanjut istri korban menyampaikan " setelah mereka ngobrol 30 menit suami panggil saya dengan tujuan memberitahukan untuk kerumanya bapa semi (Paulus) yang didesa Lembu Watu yang bersebelahan dengan desa tempat tinggal kami sekarang sekitar jam 19.00 malam, Kemudian suami saya pergi dan sampai saat ini suami saya belum pulang kerumah,” papar istri korban.


Setelah itu Martinus Bili Komba saudara korban menyampaikan bahwa pada malam yang sama sekitar pukul 23.30 WITA, rumahnya digerebek oleh tiga orang.

"Sekitar pukul 23.30 WITA, rumah saya digerebek yakni Sius, Ama Nita dan Ama Kanis" Kata Martinus. Lebih lanjut martinus menyampaikan, dengan kaget saya di tanyakan mesin potong batu kepada saya, dan ketika saya menanyakan mereka mesin apa, mereka tidak jawab lansung balek.

Menurut Agustinus Ngongo Bili selaku penanggungjawab kasus hilangnya korban, mengatakan bahwa sudah dilaporkan kasus hilangnya korban ini ke Polres Sumba Barat Daya pada hari Minggu, 29 November 2020.

Lebih lanjut bahwa, suda sebanyak tiga kali bahwa kasus ini saya tanyakan ke Polres namun jawaban dari polres belum mendapatkan bukti, ujar Agustinus.

"Semoga secepatnya kepolisian temukan jejak korban, kalaupun korban sudah meninggal, kami berharap biarpun tulangnya yang ada kami tetap terima,” ujar Agustinus

Lebih lanjut keluarga korban mengaharapkan kerelaan hati dari Cipayung agar membantu dalam pencarian korban, ungkap Agustinus dengan kesal.

Saat Cipayung SBD di konfirmasi oleh media ini, yakni Ketua GMNI SBD, Tobias Talu, Ketua GMKI Tambolaka Ishak Carles, dan Ketua PMKRI Tambolaka Santo Agustinus, Yulius Lere, menanggapi hal ini.
Cipayung SBD menyatakan keprihatinan terhadap keluarga korban, dengan beberapa tanggapan kritis, antara lain :
1. Meminta pihak kepolisian menyikapi kasus ini secara tegas, sehingga jangan terus menjadi teka-teki di tengah-tengah masyarakat
2. Memberikan dukungan moril terhadap keluarga korban
3. Meminta keseriusan pihak Polres SBD untuk menyelesaikan masalah ini secepatnya.
4. Pihak kepolisian harus melakukan jumpa pers sejauh mana proses penanganan masalah ini sambil menanti proses penyidikan polres SBD
5. Mendukung Polres SBD menyikapi kasus ini sehingga mendapatkan kepastian hukum.  demikian pantauan media portaltujuh.net

Jurnalis: Ferdi
Editor: Redaksi
Komentar

Tampilkan

Terkini