-->

MGID

Iklan

PENDIDIKAN

Gubernur Sumbar Buka Khatam Qur’an di Simarasok Agam

Redaksi
Kamis, 31 Desember 2020, 04.34.00 WIB Last Updated 2020-12-30T21:35:56Z
masukkan script iklan disini

Gubernur Sunbar Buka Khatam Qur’an di Simarasok Agam
SUMBAR - Gubernur Sumbar, Prof. Irwan Prayitno buka acara Khatam Al-Qur’an ke-X di Mushala Nurul Iman Durian, Jorong Sungai Angek, Nagari Simarasok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Rabu (30/12/2020).

Kegiatan ini dihadiri Anggota DPR RI Nevi Zuairina, Bupati Agam diwakili Kabag Kesra Sekab Agam Surya Wendri, Forkopimca, tokoh masyarakat dan lainnya.

Irwan Prayitno menilai, Nagari Simarasok aktif memberikan pendidikan kepada anak terutama dalam baca tulis Al-Qur’an, yang akan menjadi modal bagi anak untuk menjalani kehidupan baik di dunia maupun akhirat.

Dengan begitu, ia mengapresiasi pemkab, wali nagari, orang tua santri, dan tokoh masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan khatam, dengan harapan dapat terlaksana dengan baik.

“Khatam Qur’an dilaksanakan agar anak lebih terlatih dan terbiasa dalam membaca Al-Qur’an,” ujarnya.

Meski sudah dikhatam, diharapkannya santri tetap membaca Al-Qur’an, karena menjadi luar biasa berawal dari kebiasaan.


Apabila sejak dini dibiasakan membaca Al-Qur’an, diyakininya sampai tua anak akan tetap biasa membaca Al-Qur’an.

“Ulangi tiap hari, tidak lagi membaca tapi menghafal, memahami, dan mengamalkannya,” ujar Irwan Prayitno.

Hal ini karena Al-Qur’an jadi dasar dan pedoman dalam menjalani kehidupan di dunia, serta menuju keselamatan di akhirat.

Untuk itu, ia minta khatam tidak sekali, tapi lakukan berkali-kali. Ini dapat dilaksanakan apabila rajin membaca Al-Qur’an.

Sementara itu, Wali Nagari Simarasok M. Nurzen mengatakan, khatam ini dilaksanakan karena anak telah selesai dilatih membaca Al-Qur’an.

“Diharapkan ke depan anak tidak hanya sebatas bisa membaca Al-Qur’an, tapi mampu menghafal dan mendalami isi kandungan Al-Qur’an,” imbuhnya.

Menurutnya, peran orang tua sangat dibutuhkan dalam mengingatkan anak agar dapat menghafal Al-Qur’an, supaya dapat membentengi anak dari perkembangan zaman saat ini.

Sementara itu, ketua panitia khatam, Muhammad Arifin menjelaskan, santri yang dikhatam sebanyak 74 orang, dengan pelaksanaannya selama tiga hari.

“Hari ini pembukaan, hari kedua pawai dan langsung prosesi khatam, hari ketiga penutupan dengan kegiatan tablig akbar,” katanya.

Jurnalis: Agam
Editor: Redaksi
Komentar

Tampilkan

Terkini