-->

MGID

Iklan

PENDIDIKAN

FAKSI Dukung Komnas HAM Ungkap Kebenaran terkait Misteri Tewasnya Enam Laskar FPI

Redaksi
Minggu, 20 Desember 2020, 23.38.00 WIB Last Updated 2020-12-20T16:38:47Z
masukkan script iklan disini

Ronny Hariyanto,Aktivis Front Anti Kejahatan Sosial (FAKSI) Aceh

ACEH - Aktivis Front Anti Kejahatan Sosial (FAKSI) Aceh, Ronny Hariyanto, menyatakan dukungannya kepada Komnas HAM, dalam upaya mengungkap misteri tewasnya enam Laskar FPI dalam insiden berdarah beberapa waktu lalu.

" Kita mendukung upaya Komnas HAM untuk mengungkap kebenaran dari insiden berdarah yang kini disebut - sebut telah menjadi sorotan internasional tersebut, kita penasaran aja, dan ingin tahu kebenarannya dari berbagai versi, demi terungkapnya kebenaran, biar terungkap siapa benar dan siapa yang salah sebenarnya," kata Ronny, Minggu 20 Desember 2020.

Aktivis HAM Aceh itu juga menghimbau semua pihak untuk terus mengawal kasus tersebut hingga tuntas.

" Kita jangan langsung menjudge si ini atau si itu yang salah dulu, karena kita tidak menyaksikan langsung kejadiannya, dan sudah pasti tidak mengetahui bagaimana kejadian yang sebenarnya, biarkan semua pihak yang sedang terus menangani dan menyelidiki kasus ini terus bekerja, terutama pihak kepolisian, Komnas HAM serta lembaga Independen lainnya, mari kita pantau terus secara bersama kasus ini secara objektif sampai tuntas," ujar putera Idi Rayeuk berdarah Aceh - Minang tersebut.

Eks Ketua Forum Pers Independen Indonesia (FPII) Provinsi Aceh itu juga menyatakan bahwa kesigapan Komnas HAM dan lembaga independen lainnya dalam menangani kasus tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terkaitl HAM dan Demokrasi, dan bisa menjadi pupuk bagi tumbuh kembangnya kesadaran kritis masyarakat di masa depan.

" Komnas HAM selama ini kan banyak sunyinya, jadi perhatian besar Komnas HAM kali ini bisa menjadi harapan bagi semakin tumbuh dan berkembangnya HAM dan Demokrasi, serta diharapkan mampu meningkatkan daya kritis masyarakat di masa depan, semoga kebenaran segera terungkap," pungkas alumni Universitas Ekasakti itu menutup keterangannya.


Editor: Redaksi
Komentar

Tampilkan

Terkini