Iklan

PENDIDIKAN

Paguyuban Sanggar Silat MS Banyu Cakrabuana Terus Lestarikan Budaya Seni

Redaksi
Jumat, 20 November 2020, Jumat, November 20, 2020 WIB Last Updated 2020-11-20T16:14:23Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Paguyuban Sanggar Silat MS Banyu Cakrabuana,(Foto: Portaltujuh.net/Budi)


DEPOK - Paguyuban sanggar silat "MS Banyu Cakrabuana", yang beralamat di jl masjid At-Taqwa RT 01 RW 01 No.65 .Kelurahan Bojong Pondok Terong,Kecamatan Cipayung,Kota Depok, Jawa Barat,berkomitmen terus melestarikan seni beladiri di tengah arus modernisasi, yang terus mengoyak kebudayaan asli daerah.

Paguyuban sanggar Silat MS Banyu Cakrabuana terus melestarikan budaya seni beladiri, salah satunya melalui seni Pencak silat, Seni golok dan Seni Debus sebagai ajang silaturrahmi bersama dengan berbagai aliran peguruan silat lainnya.

Setiap Rabu, Sabtu malam, Panguyuban sanggar silat MS Banyu Cakrabuana terus berlatih di tempat sanggar cakrabuana yang tidak lain di halaman kediaman Ibu Iis Hermawaty . 

Ketika di sambangi tempat sanggar cakrabuana oleh wartawan dan langsung bertemu dengan ketua sanggar MS banyu Cakrabuana Muhammad Akbar Arrizal. pria yang akrab di sapa "Akbar" menjelaskan."Untuk sanggar MS Banyu cakrabuana sendiri sudah berdiri sejak 2 tahun lalu.sebelum terbentuk nya sanggar MS Banyu Cakrabuana,dulu sempat di beri nama oleh guru besar kita di citayem namanya "PASDABUT" pengasinan Citayam cipayung dibawah kepemimpinan Baba jujun.Namun setelah bermusyawarah dengan para Tetua , pelatih Bang Avant, Matin dan penasehat, baru lah muncul nama MS Banyu Cakrabuana." Ungkapnya  

Lebih lanjut ia menerangkan " MS Banyu Cakrabuana itu sendiri merupakan salah satu Nama yang cukup sakral dan merupakan Nama lain dari seorang Pangeran yang sangat disegani pada masanya dan Amanat yang diberikan Oleh Pemangku Adat di daerah Cirebon sanah meminta untuk memberikan Nama sanggar Banyu Cakrabuana.
Sebetulnya, Banyu Cakrabuana ini awal muawal menginduk ke MS Jalan enam pengasinan Citayam cipayung yang di mana dibawah kepemimpinan Baba jujun."Jelasnya

Syukur allhamdllah sanggar MS Banyu Cakrabuana kami memiliki kurang lebih 40 orang murid. Dari usia sekolah dasar sampai dengan mahasiswa,dan belum termasuk pelatih,pembina,penasehat.

Di singgung soal iuran bulanan atau administrasi per murid Akbar pun menerapkan."Sepersenpun tidak kami pungut biaya.apalagi meminta kepada anak murid kami.kita MS Banyu Cakrabuana hanya ingin melestarikan budaya seni kita."Tuturnya

Di sela lain Matin selaku pelatih pencak silat tradisional MS Banyu Cakrabuana menerangkan."Saya sendiri sebagai pelatih bela diri MS Banyu Cakrabuana berharap apa yang sudah saya berikan kepada adik - adik anak - anak kita tercinta di harapkan untuk lebih baik lagi dan bisa menjadi orang yang berprestasi,.mungkin kalo di ceritakan suka dan duka nya panjang lebar dan tidak cukup waktu yang singkat. Yang jelas saya sangatlah mengharapkan mereka untuk menjadi yang lebih baik di masa yang akan datang dan bisa mengharumkan nama kota depok tersediri." Singkatannya 

Edi junaedi sebagai Kordinator lapangan seni budaya atau seni pentas panggung palang pintu. Ia pun berharap.

"alhamdulilah di setiap acara 17 agustus. pentas panggung seni budaya MS banyu Cakrabuana sering di panggil oleh panitia panitia penyelenggara agustusan.ia pun berharap minta pemerintah kota depok ada perhatian kepada para seni budaya,jangan sampe seni budaya nenek moyang kita pudar,hilang begitu saja.harapan kami semua mudah mudahan sanggar silat MS Banyu Cakrabuana ini ada di bawah binaan Bang Avant , bang matin ini ada perhatiannya dari pemerintah kota depok.bukan hanya sanggar MS cakrabuana saja. Tentu juga sanggar sanggar yang berada di kota depok pun tolong di perhatikan." Harapnya

Jurnalis: Budi
Editor: Redaksi
Komentar

Tampilkan

Terkini