Iklan

PENDIDIKAN

Pemdes Girimulya Gerak Cepat Salurkan BLT-DD

Redaksi
Kamis, 08 Oktober 2020, Kamis, Oktober 08, 2020 WIB Last Updated 2020-10-13T15:25:39Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Asep Sukardi Kades Girimulya, Kec.Cibungbulang, Kab.Bogor,(Dok.Portaltujuh.net/Rossa)


PORTALTUJUH.NET
BOGOR-Hampir setahun, Indonesia dilanda Corona Virus Disease atau Covid-19 yang mematikan, selama itupula Presiden Joko Widodo terus berupaya melakukan pencegahan memutus mata rantai penyebarannya agar tak menyebar luas.

Dari mulai memberlakukan PSBB, menerapkan PHBS pada masyarakat, meluncurkan program gebrak masker hingga menggelontorkan anggaran untuk masyarakat yang terdampak baik berupa tunai maupun non tunai guna mempertahankan daya beli masyarakat yang semakin kian menurun serta memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dimasa pandemi covid-19.

Menindak lanjuti hal itu, Pemdes Girimulya, Kec.Cibungbulang, Kab.Bogor, yang dipimpin oleh Asep Sukardi, setelah menerima anggaran Dana Desa tanpa mengulur-ulur waktu langsung disalurkan.

Endang Sutisna Sekdes Girimulya, Kec.Cibungbulang, Kab.Bogor, (Dok.Portaltujuh.net/Rossa)


Disambangi seketaris Desa (Sekdes) Girimulya Endang Sutisna membenarkan bahwa setelah menerima anggaran langsung disalurkan kepada masyarakatnya yang terdampak sebanyak 164 Kepala Keluarga (KK), karena kami sangat faham betul masyarakat sangat membutuhkan dan mengharap-harapkan bantuan itu.BLT-DD yang sudah kita salurkan tahap satu, dua dan tiga, per Keluarga Penerima Manfa'at (KPM) menerima sebesar Rp.600.000,- tanpa kita potong sepeserpun, disalurkan dikantor Desa disaksikan oleh para Staf, BPD, Babinsa, Babinmas dan Ketua Rt/Rw, ungkap sekdes kepada awak media dikantor Desa Selasa kemarin (05/10/2020).

Terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT) perpanjangan, dia menjelaskan, setakat ini kita baru melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) belum penyalurannya, karena kami belum dapat anggarannya dan sesuai kesepakatan bersama data yang lama akan kita ganti semua dengan data KPM yang sama sekali belum mendapat bantuan dari sumber manapun, kenapa kita ganti semuanya, karena kita tidak mau timbul kecumburuan sosial, selain itu agar masyarakat merata merasakannya, dan judul bansos ini terdampak, sekarang semua masyarakat itu terdampak, papar Endang.

Terakhir sekdes berharap,"mudah-mudahan masyarakat dapat menggunakannya dengan kebutuhan yang bermanfa'at, kebutuhan yang bisa menopang hidup mereka sehari-hari dimasa pandemi covid-19 ini.

"Semoga Allah SWT secepatnya menghilangkan musibah corona ini, agar perekonomian kita semua pulih kembali", harapnya 

Jurnalis: Rossa
Editor: Redaksi
Komentar

Tampilkan

Terkini