Iklan

PENDIDIKAN

GEMASURA: BPBD Harus Trasnparansikan Anggaran Covid-19 Kota Bogor

Redaksi
Kamis, 08 Oktober 2020, Kamis, Oktober 08, 2020 WIB Last Updated 2020-10-13T15:25:39Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Gerakan Mahasiswa Suara Rakyat melakukan unjuk rasa di depan Kantor BPBD Kota Bogor, (Dok.Poeyaltujuh.net)


PORTALTUJUH.NET
BOGOR-Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Suara Rakyat melakukan unjuk rasa di depan Kantor BPBD Kota Bogor pada kamis, 8/10/2020.

Aksi mahasiswa tersebut menuntut Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor untuk mentransparansikan anggaran Covid-19 Kota Bogor yang dipakai BPBD dalam penanggulangan Covid-19. 


M Hafiz Azami, ketua GEMASURA mengatakan bahwa BPBD harus mentrasnparansikan anggaran yang dipakai kepada publik, pasalnya anggaran tersebut bernominal besar, "terkait anggaran penanggulangan Covid-19 BPDB Kota Bogor pada tahap I mencapai Rp.567 Juta, tahap II mencapai Rp.3,967 Miliar, tahap III mencapai Rp.4,753 Miliar dan tahap IV mencapai Rp.9,279 Miliar dengan penggunaan total dana yang mencapai Rp.18 miliar, anggarannya menguap, tidak ada transparansi, segitu baru tahap PSBB ke IV "

Disamping itu, Hafiz sapaan akrabnya menilai bahwa yg dilakukan BPBD tak sebanding dengan kinerja, "kami juga sempat mengkaji dengan kawan kawan, ternyata memang tugas BPBD tidak terlalu signifikan dalam penanganan Covid-19 ini."


Massa aksi sempat berorasi sebentar di depan gedung BPBD Kota Bogor, setelah itu massa aksi bergeser ke jalan  depan gerbang BPBD untuk memberitahukan kepada masyarakat yang lewat.

"Jika BPBD Kota Bogor tidak segera mentransparansikan anggaran, kami akan menggelar aksi lanjutan dengan massa yang lebih banyak". Tutupnya

Sumber: GEMASURA
Editor: Redaksi

Komentar

Tampilkan

Terkini