-->

MGID

Iklan

PENDIDIKAN

Diduga Gondol Duit Covid-19, BPBD Didemo Mahasiswa

Redaksi
Selasa, 13 Oktober 2020, 14.53.00 WIB Last Updated 2020-10-13T15:25:38Z
masukkan script iklan disini

Mahasiswa Suara Rakyat (GEMASURA) kembali berunjuk rasa di depan Kantor BPBD Kota Bogor, (Dok.Portaltujuh.net/GEMASURA)


PORTALTUJUH.NET
KOTA BOGOR-Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Suara Rakyat (GEMASURA) kembali berunjuk rasa di depan Kantor BPBD Kota Bogor pada selasa, (13/10/2020) menuntut Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor untuk membuka data pemakaian anggaran penanggulangan Covid-19 Kota Bogor.


Rudy Khaerudin selaku kordinator Lapangan menjelaskan bahwa sampai saat ini Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor belum juga membuka datanya, "maka dari itu kami melakukan aksi unjuk rasa jilid 2, menuntut BPBD Kota Bogor buka-bukaan data yangg nilainya sampai 18 miliar pada pemakaian PSBB 1 sampai 4".

"Terkait anggaran penanggulangan Covid-19 BPDB Kota Bogor pada tahap I mencapai Rp.567 Juta, tahap II mencapai Rp.3,967 Miliar, tahap III mencapai Rp.4,753 Miliar dan tahap IV mencapai Rp.9,279 Miliar dengan penggunaan total dana yang mencapai Rp.18 miliar, anggarannya menguap, tidak ada transparansi, segitu baru tahap PSBB ke IV" tambah rudi.

Disamping itu, Ketua Umum Gemasura M Hafiz Azami menuturkan bahwa ketidak beranian BPBD Kota Bogor membuka data anggaran pemakaian penanggulangan Covid-19 mungkin ada dugaan penyelewengan, "buktinya hingga saat ini, tak ada satupun data yang mereka buka, jangankan mengasih data, kasih liat aja juga ngga. Terkesan sangat tidak berani, artinya ada yang janggal. "


Setelah menyampaikan aspirasi di depan Kantor BPBD Kota Bogor, beberapa massa aksi mengirim surat ke kejaksaan Negeri Kota Bogor, "isi suratnya ialah meminta pihak kejaksaan Negeri Kota Bogor untuk menyelidiki anggaran pemakaian BPBD Kota Bogor yang menguap, jangan sampai anggaran sebesar itu tak jelas peruntukannya". Ujar Hafiz.

Adapun tuntutan mahasiswa yaitu:

1. Mendesak Kepala BPBD Kota Bogor untuk mentransparansikan anggaran penanggulangan Covid-19 sampai saat ini.

2. Mendesak Kepala BPBD bertanggung jawab terhadap pemakaian anggaran yang tak sebanding dengan kinerja dilapangan

3. Meminta Kejaksaan Negeri Kota Bogor menyelidiki pemakaian anggaran BPBD Kota Bogor yang menguap

Sumber: GEMASURA
Editor: Redaksi

Komentar

Tampilkan

Terkini