Iklan

PENDIDIKAN

Viral Oknum Satpol PP Tendang Pendemo, Agus Ridallah: Kami Atas Nama Satpol PP Kabupaten Bogor Mohon Maaf

Redaksi
Jumat, 18 September 2020, Jumat, September 18, 2020 WIB Last Updated 2020-09-18T12:16:57Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) Unjuk Rasa di pintu Gerbang Kantor Bupati Bogor, Kamis Siang (17/09/2020)


PORTALTUJUH.NET
BOGOR - Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) Cabang Bogor melakukan unjuk rasa di depan pintu gerbang Kantor Bupati Kabupaten Bogor, kamis (17/09/2020)

Dalam Pres Release Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) menyampaikan Proyek Pembangunan di RSUD Lewiliang yang bersumber dari Anggran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020 senilai Rp. 63.239.000.000,00 yang terindikasi ada permainan dari mulai proses pelelangan tender sampai dengan adanya kejanggalan redesain struktur bawah yang awalnya Kontruksi Sarang Laba-Laba (KSLL) menjadi tiang pancang yang dinilai maladismistrasi.

Dalam hal ini diperkuat dengan tidak beraninya pihak RSUD Lewiliang memberikan data dan informasi yang valit.

Himpunan Masiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) Cabang Bogor dengan tegas menuntut:
1. Meminta agar proyek pembangunan tersebut dihentikan untuk sementara waktu
2. Mendesak agar Komisi III DPRD Kabupaten Bogor memaksimalkan fungsinya dalam rangka pengawasan dalam proyek pembangunan tersebut
3. Mendorong agar penegak hukum untuk segera mengambil langka serius dalam menyikapi persoalan tersebut diatas
4. Tangkap, adili dan penjarakan oknum yang terlibat dalam permasalahan tersebut.

Namun dalam aksi ujuk rasa ini HMI-MPO mendapatkan kekerasan sehingga mengakibatkan beberapa masa yang mengalami luka-luka, baik yang mengalami luka luar dan luka dalam, yang dilakukan oleh Satpol PP Kabupaten Bogor 

Agus Ridallah Kasatpol PP Kabupaten Bogor (Dok.Portaltujuh.net)

Menanggapi insiden kerusuhan dalam aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Bogor di kawasan Tegar Beriman Cibinong, Kamis (17/9/2020), Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridallah menyatakan turut prihatin atas terjadinya insiden tersebut. 

"Menurut dia di tengah pemberlakuan PSBB Pra Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) berdasarkan Perbup No. 60/2020 seharusnya aksi demonstrasi yang mengundang kerumunan tanpa protokol kesehatan tersebut tidak diperkenankan

"Namun terkait insiden adanya tindakan represif yang melibatkan satpol PP, kami sedang melakukan pendalaman secara internal dan akan menyampaikan secepat mungkin hasilnya, kata Agus.

”Atas terjadinya insiden dalam aksi demonstrasi tersebut, kami atas nama Satpol PP Kabupaten Bogor memohon maaf,” tukas Agus.

Redaksi
Komentar

Tampilkan

Terkini