Iklan

PENDIDIKAN

Pospera Kab.Bogor kutuk keras Tindakan Represif Petugas Satpol-PP Kepada Mahasiswa HMI-MPO

Redaksi
Kamis, 17 September 2020, Kamis, September 17, 2020 WIB Last Updated 2020-09-17T14:25:19Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Logo Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Bogor


PORTALTUJUH.NET
BOGOR-Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Bogor, kutuk keras tindakan represif Petugas satpol-PP Kabupaten Bogor dalam menjaga aksi Mahasiswa dalam menyuarakan pendapat di muka umum di depan gerbang Pemda Kabupaten Bogor, Kamis, (17/09/2020)

Dalam video yang beredar di media sosial, bak jurus Kungfu tendangan maut, salah seorang petugas Satpol-PP berlari dari jauh langsung melompat menendang Mahasiswa hingga terjengkang.

"Tindakan yang sangat berlebihan dan arogan ini sungguh memalukan, saya sarankan Mahasiswa melaporkan ke pihak berwajib. Pidanakan para oknum yang melakukan tindakan kekerasan di muka umum, ini sudah memenuhi unsur kekerasan dan tindakan yang tidak menyenangkan agar ada efek jera,"tegas C Supoyo Sekretaris Pospera kabupaten Bogor.

"Kita tahu, menyampaikan pendapat di muka umum dilindungi undang-undang, jangan sampai nanti setiap kita menyampaikan pendapat akan diperlakuan yang sama dari Satpol-PP. Pimpinan atau komandan Satpol-PP harus minta maaf dan klarifikasi kepada Mahasiswa dan masyarakat luas karena vidionya sudah beredar luas, serta menindak anak buahnya yang melakukan tindakan tidak terpuji tersebut,"tegas Supoyo.

Sebagai gambaran para Mahasiswa tersebut sedang menyuarakan adanya ketidak beresan dalam pelaksanaan proyek pembangunan RSUD Leuwiliang. "Kita berharap kejadian-kejadian seperti ini tidak terjadi lagi di Kabupaten Bogor di tengah situasi pandemi covid 19 yang tidak tahu sampai kapan berakhir,"pungkasnya. 

Sementara itu, mengutip dari laman Publikbicara.com, Kasatpol-PP Kabupaten Bogor Agus Ridhallah belum bisa memberikan banyak komentar.

"Saya belum bisa berkomentar banyak, intinya saya akan cek dulu, kebetulan saya tadi pas kejadian sedang rapat, jadi belum tahu persisnya,"kata Agus.

Sumber: DP
Editor: Redaksi
Komentar

Tampilkan

Terkini