Iklan

PENDIDIKAN

Oknum Pengusaha Pasar Citeureup Langgar Aturan, Diduga Badan Jalan di Jadikan Auning Lapak Pedagang Untuk di Jual Belikan

Redaksi
Sabtu, 05 September 2020, Sabtu, September 05, 2020 WIB Last Updated 2020-09-08T17:45:52Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Pasar Citeureup Kabupaten Bogor, (03/09/2020)



PORTALTUJUH.NET
BOGOR - Pengusaha parkir pasar Citeureup diduga tidak menghiraukan aturan yang sudah ditetapkan, dari mulai pembangunan WC umum dan Ruko diatas Drainase ditutup menjadi bangunan Ruko, badan seluruh jalan angkot dan juga jalan PU dibuat auning pedagang kaki lima dan untuk dijual belikan, kamis (03/09/2020)

Harga lapak tersebut berpariasi perlapak dari kisaran 4.000.000 rupiah sampai 9.000.000 rupiah, setiap bulan dikenakan sewa bulanannya juga berpariasi, ada yang 400.000,- dan ada yang 700.000,-.Dimasa pandemi covid-19 ini pengusaha berani menaikan sewa lapak yang berbeda ada yang 100.000,- dan 200.000,-.Para pedagangpun sangat mengeluhkan dengan kenaikan setoran perbulannya.


Pengusaha ini sangat berani terobos aturan hingga jalan angkot dijadikan lapak-lapak untuk memaksimalkan penghasilannya.

Terkait hal ini kami akan menindak lanjuti keintansi terkait prihal lega litas penggunaan lahan tersebut.

Tindakan pengusaha yang berani menerobos aturan dikenakan pasal 192 KUHP yang berbunyi "barang siapa dengan sengaja menghancurkan atau membuat tidak dapat dipakai untuk lalu lintas umum, atau merintangi jalan umum, darat atau air atau menjadi milik diancam pidana 9 tahun penjara denda 1,5 millar.

Kami awak media mewancarai para pedagang tersebut dan mereka rata-rata mengeluh dengan kondisi covid ini.

Saat kami klarifikasi kepengurus pasar Tohaga Citeureup satu dan dua kantor kantor pengurus sudah tidak ada ditempat dan pintu masuk sudah dikunci sudah pada pulang. Sampai berita ini diterbitkan pihak pengusaha pasar belum dapat di konfirmasi

Jurnalis: Taem
Editor: Redaksi


Komentar

Tampilkan

Terkini